Pengunggah Video ‘Al Maidah’ Ahok Terancam Jadi Tersangka

6

Posting-an video di akun Facebook bernama Buni Yani terkait penggalan pidato Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mendadak viral. Dalam potongan video itu, Ahok diduga menistakan agama terkait pengutipan Surat Al Maidah ayat 51.

Aksi saling lapor ke kepolisian pun terjadi jauh sebelum demo besar-besaran pada Jumat 4 November 2016. Baik relawan Ahok maupun Buni Yani saling melapor ke polisi, terkait posting-an video pidato Ahok tentang Surat Al Maidah ayat 51.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Pol Boy Rafli Amar mengatakan, pihaknya terus menyelidiki kasus yang menjerat Buni Yani. Kasus tersebut masih ditangani jajaran Polda Metro Jaya.

“Itu proses (penyelidikan) berjalan. (Buni Yani diperiksa) sebagai terlapor, atau bisa jadi sebagai pelapor,” ujar Boy di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (5/11/2016).

Jika terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), bukan tidak mungkin Buni Yani bisa ditetapkan sebagai tersangka.

“Itu juga berpotensi sebagai tersangka, karena Buni Yani ini selain melaporkan juga dilaporkan,” kata Boy.

Boy menuturkan, penyidik perlu waktu yang tak sedikit untuk mengusut kasus tersebut. Selain memeriksa para saksi, polisi juga mendengarkan keterangan sejumlah ahli.

“Itu prosesnya berjalan, termasuk pemeriksaan saksi dan beberapa ahli,” kata dia.

Kendati, Boy berharap agar masyarakat bersabar dan menghormati proses penyelidikan yang tengah dilakukan Polri. Saat ini, polisi masih bekerja untuk membuat terang kasus tersebut.

“Kita hanya ingin melihat di situ ada unsur pelanggaran atau tidak, itu saja oleh penyidik,” Boy memungkasi.

Demonstrasi menyikapi dugaan penistaan agama oleh Ahok yang digelar ratusan ribu elemen masyarakat dari berbagai ormas Islam di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, yang semula berlangsung tertib, berujung ricuh pada Jumat malam, 4 November 2016.

Sebab, massa menolak dibubarkan polisi sesuai kesepakatan selepas pukul 18.00 WIB. Massa melempar batu, bambu, kayu, dan botol minuman. Polisi menembakkan gas air mata untuk memaksa demonstran bubar dan kembali ke rumah masing-masing. Namun massa kian beringas dengan membakar beberapa kendaraan polisi.

Jajaran Polda Metro Jaya menangkap 10 orang yang diduga sebagai provokator kericuhan. Namun polisi belum menentukan status tersangka kepada mereka, karena masih dalam proses pemeriksaan.


BONUS TURNOVER X 2

pokerbeb-slide-to-x2
Semua GAMES sudah lengkap disini :
#LivePoker
#Dominoqq
#Ceme
#Poker
#Capsa
#CemeKeliling
100% Real Player vs Player
100% Tanpa BOT tanpa settingan
Game support : Android dan IOS
Support bank :
BCA
Mandiri
BRI
BNI
Info lebih Lanjut hubungi :
CS PokerBEB di situs https://goo.gl/MYg7ph
YM : cs.pokerbeb@yahoo.com
BBM : D1D9C096
FB : pokerbeb

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s